Katamassa pañca cetasovinibandhā susamucchinnā honti?
Apakah lima belenggu batin yang telah dipotongnya?
What are the five shackles of the heart they’ve severed?
Kekerasan Hati
Sutta ini adalah ajaran langsung dari Sang Buddha tentang peta batin yang halus. Mari kita simak dengan tenang, merenungkan mana di antara sepuluh kondisi ini yang mungkin masih ada dalam diri kita, dan bagaimana hal itu memengaruhi semangat latihan kita sehari-hari.
Dalam sutta ini, Sang Buddha menjelaskan sepuluh kondisi batin yang menghalangi kemajuan spiritual seorang bhikkhu atau bhikkhuni: lima kekerasan hati (cetokhila) dan lima belenggu batin (cetasovinibandha). Beliau menguraikan bagaimana kondisi-kondisi ini menyebabkan kemunduran, dan sebaliknya, bagaimana melepaskannya membawa pertumbuhan dalam kualitas-kualitas bermanfaat, dengan menggunakan perumpamaan bulan yang memudar dan bulan yang tumbuh.
Katamassa pañca cetasovinibandhā susamucchinnā honti?
Apakah lima belenggu batin yang telah dipotongnya?
What are the five shackles of the heart they’ve severed?
Idha, bhikkhave, bhikkhu kāmesu vītarāgo hoti vigatacchando vigatapemo vigatapipāso vigatapariḷāho vigatataṇho.
Di sini, para bhikkhu, seorang bhikkhu terbebas dari nafsu terhadap kenikmatan indria, tanpa keinginan, tanpa kasih sayang, tanpa kehausan, tanpa gejolak, tanpa kerinduan.
Firstly, a mendicant is rid of greed, desire, fondness, thirst, passion, and craving for sensual pleasures.
Yo so, bhikkhave, bhikkhu kāmesu vītarāgo hoti vigatacchando vigatapemo vigatapipāso vigatapariḷāho vigatataṇho, tassa cittaṁ namati ātappāya anuyogāya sātaccāya padhānāya.
Karena itu, para bhikkhu, bagi bhikkhu yang terbebas dari nafsu terhadap kenikmatan indria, tanpa keinginan, tanpa kasih sayang, tanpa kehausan, tanpa gejolak, tanpa kerinduan, pikirannya condong pada semangat, ketekunan, kesinambungan, dan usaha.
This being so, their mind inclines toward keenness, commitment, persistence, and striving.
Yassa cittaṁ namati ātappāya anuyogāya sātaccāya padhānāya, evamassāyaṁ paṭhamo cetasovinibandho susamucchinno hoti.
Bagi siapa pikirannya condong pada semangat, ketekunan, kesinambungan, dan usaha, maka inilah belenggu batin pertama yang telah dipotongnya.
This is the first shackle of the heart they’ve severed.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.