Katamāni pañcuddhambhāgiyāni saṁyojanāni?
Apakah lima belenggu yang lebih tinggi itu?
What are the five higher fetters?
Sutta tentang Belenggu
Sutta ini adalah salah satu ajaran dasar dalam Buddhisme yang menguraikan secara sistematis hal-hal yang menghalangi kebebasan batin. Mari kita simak dengan tenang daftar belenggu yang diajarkan oleh Sang Buddha.
Dalam sutta ini, Sang Buddha menjelaskan sepuluh belenggu (saṁyojana) yang mengikat makhluk pada saṁsāra. Belenggu-belenggu ini dibagi menjadi lima belenggu yang lebih rendah dan lima belenggu yang lebih tinggi. Sutta ini memberikan daftar lengkap dari masing-masing belenggu tersebut.
Katamāni pañcuddhambhāgiyāni saṁyojanāni?
Apakah lima belenggu yang lebih tinggi itu?
What are the five higher fetters?
Rūparāgo, arūparāgo, māno, uddhaccaṁ, avijjā—
Keinginan terhadap alam berwarna, keinginan terhadap alam tanpa warna, kesombongan, kegelisahan, dan ketidaktahuan—
Desire for rebirth in the realm of luminous form, desire for rebirth in the formless realm, conceit, restlessness, and ignorance.
imāni pañcuddhambhāgiyāni saṁyojanāni.
Inilah lima belenggu yang lebih tinggi.
These are the five higher fetters.
Imāni kho, bhikkhave, dasa saṁyojanānī”ti.
Para bhikkhu, inilah sepuluh belenggu itu.”
These are the ten fetters.”
Tatiyaṁ.
Ketiga.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.