‹
AN 10.120

Dutiyapaccorohaṇīsutta

Khotbah tentang Upacara Turun (kedua)

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 10.120

Kenali dunia dalam sutta ini

Dalam khotbah ini, Sang Buddha mengajak kita merenungkan bagaimana melepaskan hal-hal yang tidak bermanfaat. Mari kita simak dengan tenang apa yang dimaksud dengan 'turun yang mulia' dan bagaimana praktiknya dalam kehidupan sehari-hari.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam khotbah ini, Sang Buddha mengajarkan para bhikkhu tentang 'upacara turun yang mulia' (ariyā paccorohaṇī), yaitu proses melepaskan sepuluh faktor salah, mulai dari pandangan salah hingga kebebasan salah, dengan merenungkan akibat buruknya di kehidupan ini dan mendatang. Ini adalah versi kedua dari khotbah tentang upacara turun, yang menekankan refleksi dan pelepasan sebagai inti dari penurunan spiritual.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an10.120:1.1 “Para bhikkhu, Aku akan mengajarkan upacara turun yang mulia.

an10.120:1.2 Dengarkanlah dan perhatikanlah dengan baik, Aku akan berbicara. …

an10.120:1.3 Dan apakah, para bhikkhu, upacara turun yang mulia itu?

an10.120:1.4 Di sini, para bhikkhu, seorang siswa mulia merenungkan:

an10.120:1.5 ‘Pandangan salah memiliki akibat yang buruk—

an10.120:1.6 baik dalam kehidupan ini maupun kehidupan yang akan datang.’

an10.120:1.7 Setelah merenungkan demikian, ia meninggalkan pandangan salah;

an10.120:1.9 ‘Kehendak salah memiliki akibat yang buruk …’ …

an10.120:1.18 dalam kehidupan ini maupun kehidupan yang akan datang.’

an10.120:1.19 Dengan merenungkan demikian, mereka meninggalkan kebebasan yang salah,

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.