Appakā te manussesu,
Sedikit di antara manusia
Few are those among humans
Sutta Pantai Terdekat
Sutta ini menggunakan metafora dua pantai untuk menggambarkan perjalanan spiritual. Perhatikan bagaimana daftar sepuluh kondisi salah dan benar disusun berpasangan, dan renungkan syair penutup yang menggambarkan mereka yang berhasil menyeberang.
Dalam sutta ini, Sang Buddha mengajarkan tentang dua pantai: pantai terdekat yang merupakan sepuluh kondisi salah (micchatta) dan pantai seberang yang merupakan sepuluh kondisi benar (sammatta). Beliau kemudian menegaskan bahwa hanya sedikit orang yang mampu menyeberang ke pantai seberang, sementara kebanyakan hanya berlarian di pantai terdekat. Sutta ditutup dengan syair tentang orang bijaksana yang meninggalkan kualitas gelap, mengembangkan yang terang, dan mencapai padamnya kekotoran batin di dunia ini.
Appakā te manussesu,
Sedikit di antara manusia
Few are those among humans
ye janā pāragāmino;
yang menyeberang ke pantai seberang;
who cross to the far shore.
Athāyaṁ itarā pajā,
Namun kebanyakan orang ini
The rest just run
tīramevānudhāvati.
hanya berlarian di pantai terdekat.
around on the near shore.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.