‹
AN 10.115

Tatiyaadhammasutta

Khotbah tentang Prinsip Buruk (Ke-3)

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 10.115

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini memperlihatkan dinamika antara Sang Buddha, para bhikkhu, dan Ānanda dalam menggali makna ajaran. Perhatikan bagaimana Sang Buddha memberikan ruang bagi murid-Nya untuk menjelaskan, dan bagaimana Beliau kemudian mengukuhkan penjelasan tersebut.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Sang Buddha memberikan khotbah singkat tentang pentingnya mengetahui prinsip buruk dan baik beserta akibatnya, lalu tanpa menjelaskan lebih lanjut, Beliau masuk ke kediamannya. Para bhikkhu yang bingung kemudian meminta Yang Mulia Ānanda untuk menguraikan makna khotbah singkat tersebut. Ānanda menjelaskan bahwa prinsip buruk adalah sepuluh jalan salah (micchatta) dan prinsip baik adalah sepuluh jalan benar (sammatta), lengkap dengan akibat masing-masing. Sang Buddha kemudian membenarkan penjelasan Ānanda dan menyatakan bahwa Beliau sendiri akan menjawab dengan cara yang sama persis.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an10.115:1.1

“Adhammo ca, bhikkhave, veditabbo dhammo ca;

“Para bhikkhu, kalian harus mengetahui prinsip buruk dan prinsip baik.

“Mendicants, you should know bad principles and good principles.

an10.115:1.2

anattho ca veditabbo attho ca.

Dan kalian harus mengetahui akibat buruk dan akibat baik.

And you should know bad results and good results.

an10.115:1.3

Adhammañca viditvā dhammañca, anatthañca viditvā atthañca yathā dhammo yathā attho tathā paṭipajjitabban”ti.

Setelah mengetahui prinsip buruk dan prinsip baik, serta akibat buruk dan akibat baik, praktik kalian harus mengikuti prinsip baik yang menghasilkan akibat baik.”

Knowing these things, your practice should follow the good principles with good results.”

an10.115:1.4

Idamavoca bhagavā.

Demikianlah yang dikatakan Sang Bhagavā.

That is what the Buddha said.

an10.115:1.5

Idaṁ vatvāna sugato uṭṭhāyāsanā vihāraṁ pāvisi.

Setelah berkata demikian, Yang Sempurna bangkit dari duduknya dan memasuki kediamannya.

When he had spoken, the Holy One rose from his seat and entered his dwelling.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.