Micchāsamādhi, bhikkhave, adhammo;
Konsentrasi salah, para bhikkhu, adalah prinsip yang buruk.
Wrong immersion is a bad principle.
Dutiyaadhammasutta
Sutta ini menyajikan kerangka kerja yang jelas dan terstruktur untuk mengevaluasi batin dan tindakan kita. Saat membacanya, perhatikan pola berulang yang digunakan Sang Buddha untuk menegaskan hubungan sebab-akibat antara prinsip yang salah dan akibat buruknya, serta prinsip yang benar dan akibat baiknya.
Dalam sutta ini, Sang Buddha menjelaskan kepada para bhikkhu tentang pentingnya membedakan prinsip-prinsip yang buruk (adhammo) dari yang baik (dhammo), serta akibat-akibat buruk (anattho) dari akibat-akibat baik (attho). Beliau menguraikan sepuluh pasang kualitas, dimulai dari pandangan salah versus pandangan benar, hingga kebebasan salah versus kebebasan benar. Untuk setiap kualitas buruk, Beliau menunjukkan bagaimana kualitas-kualitas buruk lainnya muncul sebagai akibatnya, sementara kualitas baik yang benar akan berkembang menuju pemenuhan.
Micchāsamādhi, bhikkhave, adhammo;
Konsentrasi salah, para bhikkhu, adalah prinsip yang buruk.
Wrong immersion is a bad principle.
sammāsamādhi dhammo;
Konsentrasi benar adalah prinsip yang baik.
Right immersion is a good principle.
ye ca micchāsamādhipaccayā aneke pāpakā akusalā dhammā sambhavanti, ayaṁ anattho;
Dan banyak kualitas buruk dan tidak terampil yang muncul akibat konsentrasi salah adalah akibat buruk.
And the many bad, unskillful qualities produced by wrong immersion are bad results.
sammāsamādhipaccayā ca aneke kusalā dhammā bhāvanāpāripūriṁ gacchanti, ayaṁ attho.
Dan banyak kualitas terampil yang berkembang sepenuhnya karena konsentrasi benar adalah akibat baik.
And the many skillful qualities fully developed because of right immersion are good results.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.