Katamo ca, bhikkhave, adhammo ca anattho ca?
Dan apakah, para bhikkhu, yang bukan Dhamma dan tidak bermanfaat?
And what are bad principles with bad results?
Adhammasutta ke-1
Sutta ini mengajak kita untuk merenungkan secara mendalam tentang apa yang benar dan salah dalam praktik spiritual. Mari kita simak dengan pikiran terbuka bagaimana Sang Buddha memetakan jalan menuju kebebasan melalui sepuluh faktor yang saling terkait.
Dalam sutta ini, Sang Buddha mengajarkan kepada para bhikkhu tentang pentingnya membedakan apa yang bukan Dhamma dan tidak bermanfaat dari apa yang merupakan Dhamma dan bermanfaat. Beliau merinci sepuluh aspek dari yang salah dan sepuluh aspek dari yang benar, mulai dari pandangan hingga kebebasan, sebagai panduan praktik.
Katamo ca, bhikkhave, adhammo ca anattho ca?
Dan apakah, para bhikkhu, yang bukan Dhamma dan tidak bermanfaat?
And what are bad principles with bad results?
Micchādiṭṭhi, micchāsaṅkappo, micchāvācā, micchākammanto, micchāājīvo, micchāvāyāmo, micchāsati, micchāsamādhi, micchāñāṇaṁ, micchāvimutti—
Pandangan salah, kehendak salah, ucapan salah, perbuatan salah, penghidupan salah, usaha salah, perhatian salah, konsentrasi salah, pengetahuan salah, dan kebebasan salah—
Wrong view, wrong purpose, wrong speech, wrong action, wrong livelihood, wrong effort, wrong mindfulness, wrong immersion, wrong knowledge, and wrong freedom.
ayaṁ vuccati, bhikkhave, adhammo ca anattho ca.
inilah, para bhikkhu, yang disebut bukan Dhamma dan tidak bermanfaat.
These are called bad principles with bad results.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.