an10.10:2.1 Para bhikkhu, seorang bhikkhu memiliki keyakinan dan bermoral, tetapi tidak terpelajar …
an10.10:2.2 tidak menjadi pembabar Dhamma …
an10.10:2.3 tidak sering menghadiri perkumpulan …
an10.10:2.4 tidak mengajarkan Dhamma kepada perkumpulan dengan percaya diri …
an10.10:2.5 tidak ahli dalam Vinaya …
an10.10:2.6 tidak mengingat berbagai kehidupan lampaunya, yaitu satu kelahiran, dua kelahiran … demikianlah dengan ciri dan perinciannya ia mengingat berbagai kehidupan lampaunya. Ia mengingat berbagai kehidupan lampaunya,
an10.10:2.7 tidak, dengan mata dewa yang jernih melampaui mata manusia … memahami makhluk-makhluk yang meninggal dunia dan terlahir kembali sesuai perbuatan mereka. Dengan mata dewa yang jernih melampaui mata manusia …
an10.10:2.8 ia memahami makhluk-makhluk yang meninggal dunia dan terlahir kembali sesuai perbuatan mereka, tetapi tidak, dengan hancurnya noda-noda … mencapai dan berdiam dalam kebebasan pikiran dan kebebasan melalui kebijaksanaan yang tanpa noda, setelah menyadarinya sendiri dalam kehidupan ini.
an10.10:2.9 Demikianlah ia tidak lengkap dalam hal itu,
an10.10:2.10 dan ia harus melengkapinya dengan berpikir:
an10.10:2.11 ‘Bagaimana aku dapat memiliki keyakinan, bermoral, terpelajar, menjadi pembabar Dhamma, sering menghadiri perkumpulan, mengajarkan Dhamma kepada perkumpulan dengan percaya diri, ahli dalam Vinaya, mengingat berbagai kehidupan lampaunya, yaitu satu kelahiran, dua kelahiran … demikianlah dengan ciri dan perinciannya mengingat berbagai kehidupan lampaunya, dengan mata dewa yang jernih melampaui mata manusia … memahami makhluk-makhluk yang meninggal dunia dan terlahir kembali sesuai perbuatan mereka, dan dengan hancurnya noda-noda … mencapai dan berdiam dalam kebebasan pikiran dan kebebasan melalui kebijaksanaan yang tanpa noda, setelah menyadarinya sendiri dalam kehidupan ini?’
