Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 10.105
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini mengajak kita merenungkan bagaimana awal mula dari segala sesuatu—baik yang tidak bermanfaat maupun yang bermanfaat—berakar pada pemahaman atau ketiadaan pemahaman. Mari kita simak bagaimana Sang Buddha memaparkan rantai sebab-akibat yang sederhana namun dalam ini.
Dalam sutta ini, Sang Buddha menjelaskan bagaimana ketidaktahuan (avijjā) menjadi pelopor bagi munculnya kualitas-kualitas tidak bermanfaat, yang berujung pada kebebasan yang salah. Sebaliknya, pengetahuan (vijjā) menjadi pelopor bagi kualitas-kualitas bermanfaat, yang berpuncak pada kebebasan yang benar. Ajaran ini disampaikan melalui rangkaian sebab-akibat yang terdiri dari sepuluh faktor, dari pandangan hingga kebebasan.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an10.105:2.1 Para bhikkhu, pengetahuan adalah pelopor dalam pencapaian kualitas-kualitas yang bermanfaat, dengan rasa malu dan kepedulian mengikuti setelahnya.
an10.105:2.2 Para bhikkhu, bagi seorang yang teguh dalam pengetahuan, yang mengetahui, pandangan benar muncul. Bagi yang berpandangan benar, kehendak benar muncul. Bagi yang berkehendak benar, ucapan benar muncul. Bagi yang berucap benar, perbuatan benar muncul. Bagi yang berbuat benar, penghidupan benar muncul. Bagi yang berpenghidupan benar, usaha benar muncul. Bagi yang berusaha benar, perhatian benar muncul. Bagi yang berperhatian benar, konsentrasi benar muncul. Bagi yang berkonsentrasi benar, pengetahuan benar muncul. Bagi yang berpengetahuan benar, kebebasan benar muncul.”
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.