‹
AN 10.101

Samaṇasaññāsutta

Persepsi bagi Para Petapa

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 10.101

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan bagaimana sikap batin seorang petapa—kesederhanaan dan ketergantungan—dapat menjadi landasan bagi pengembangan kualitas-kualitas luhur dalam kehidupan spiritual.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam sutta ini, Sang Buddha menjelaskan kepada para bhikkhu bahwa tiga persepsi yang dimiliki oleh seorang petapa—yakni telah meninggalkan kasta, hidup bergantung pada orang lain, dan memiliki perilaku yang berbeda—jika dikembangkan dan dilatih, akan memenuhi tujuh kualitas baik dalam diri seorang praktisi.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an10.101:1.1

“Tisso imā, bhikkhave, samaṇasaññā bhāvitā bahulīkatā satta dhamme paripūrenti.

“Para bhikkhu, tiga persepsi bagi para petapa ini, ketika dikembangkan dan dilatih secara berulang-ulang, akan memenuhi tujuh hal.

“Mendicants, when these three perceptions for ascetics are developed and cultivated they fulfill seven things.

an10.101:1.3

Vevaṇṇiyamhi ajjhupagato, parapaṭibaddhā me jīvikā, añño me ākappo karaṇīyoti—

‘Aku telah memasuki kebebasan dari kasta,’ ‘Kehidupanku bergantung pada orang lain,’ ‘Perilakuku seharusnya berbeda’—

‘I have secured freedom from class.’ ‘My livelihood is tied up with others.’ ‘My behavior should be different.’

an10.101:1.4

imā kho, bhikkhave, tisso samaṇasaññā bhāvitā bahulīkatā satta dhamme paripūrenti.

Ketiga persepsi bagi para petapa ini, para bhikkhu, ketika dikembangkan dan dilatih secara berulang-ulang, akan memenuhi tujuh hal.

When these three perceptions for ascetics are developed and cultivated they fulfill seven things.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.