
Yang Mulia Mahāmoggallāna
Bhikkhu
Mahamoggallana, yang sebelum menjadi bhikkhu dikenal sebagai Kolita, merupakan sahabat dekat Sariputta sejak sebelum keduanya bergabung dengan Buddha. Mereka sama-sama mencari jalan pembebasan dan pernah belajar di bawah pengembara Sanjaya.
Riwayat
Setelah Upatissa memperoleh pemahaman melalui Assaji, ia menepati janji untuk memberitahukan temuannya kepada Kolita. Keduanya kemudian menemui Buddha dan menjadi siswa. Mereka kelak dikenal sebagai pasangan siswa utama Buddha.
Dalam literatur Buddhis, Mahamoggallana terutama dikenal sebagai siswa yang unggul dalam kemampuan batin atau iddhi. Teks menggambarkannya berinteraksi dengan berbagai makhluk dan alam keberadaan dalam kerangka kosmologi Buddhis. Aspek ini sebaiknya dipahami dalam konteks teks, bukan disederhanakan menjadi konsep kekuatan super modern.
Mahamoggallana dan Sariputta berulang kali tampil sebagai pasangan guru senior. Mereka mengajar, membantu menyelesaikan persoalan komunitas, dan membimbing para bhikkhu lainnya. MN 141 menempatkan keduanya sebagai sahabat spiritual yang sangat bermanfaat bagi komunitas.
Karena itu Mahamoggallana tidak sebaiknya dikenalkan hanya sebagai siswa yang memiliki kesaktian. Ia merupakan Arahat, guru, sahabat Sariputta, dan salah satu figur senior penting dalam perkembangan komunitas Buddhis awal.