Potret Yang Mulia Mahākassapa
TOKOH

Yang Mulia Mahākassapa

Bhikkhu

Mahakassapa merupakan salah satu siswa senior Buddha yang memiliki kedudukan penting dalam komunitas awal. Dalam sumber Pali ia terutama diasosiasikan dengan kehidupan sederhana dan praktik-praktik asketis atau dhutanga.

Riwayat

Ia termasuk dalam lingkaran siswa senior yang sangat dihormati. MN 32 menempatkan Mahakassapa bersama Sariputta, Mahamoggallana, Anuruddha, Revata, dan Ananda sebagai para sesepuh terkenal di hutan Gosinga.

Dalam berbagai teks awal, hubungan Buddha dengan Mahakassapa menunjukkan penghargaan terhadap latihan keras dan kesederhanaannya. Sosoknya kemudian menjadi lambang ideal seorang bhikkhu yang puas dengan sedikit kebutuhan dan menjauh dari kemewahan.

Peranan Mahakassapa menjadi sangat penting dalam tradisi setelah parinibbana Buddha. Vinaya menempatkannya sebagai figur utama dalam penyelenggaraan Konsili Pertama di Rajagaha, ketika para Arahat berkumpul untuk mengulang Dhamma dan Vinaya.

Kisah Konsili sebaiknya ditulis sebagai bagian dari tradisi kanonik Vinaya, bukan sebagai klaim bahwa seluruh detailnya dapat diverifikasi secara independen oleh sejarah modern. Pembedaan seperti ini penting untuk profil Tiga Keranjang.

Sumber utama: MN 32; Kassapa Samyutta; AN; Vinaya
DALAM TIPIṬAKA

Muncul dalam Sutta

3 sutta
Profil Tiga Keranjang · status: pending_review. Profil editorial ini bukan bagian dari teks sutta.