Kemudian, dewata yang berdiam di kawasan hutan itu, yang berbelas kasih kepada bhikkhu tersebut dan menginginkan kebaikannya, ingin membangkitkan semangatnya. Maka ia mendatangi bhikkhu itu dan berkata dalam syair:
The deity haunting that forest had sympathy for that mendicant, and wanted what’s best for them. So they approached that mendicant wanting to stir them up, and addressed them in verse:
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.