‹
SN 9.1

Vivekasutta

Kesunyian

Saṁyutta Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA SN 9.1

Kenali dunia dalam sutta ini

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
sn9.1:1.1

Evaṁ me sutaṁ—

Demikianlah yang kudengar:

So I have heard.

sn9.1:1.2

ekaṁ samayaṁ aññataro bhikkhu kosalesu viharati aññatarasmiṁ vanasaṇḍe.

Pada suatu ketika, seorang bhikkhu sedang menetap di negeri Kosala, di sebuah hutan tertentu.

At one time one of the mendicants was staying in the land of the Kosalans in a certain forest grove.

sn9.1:1.3

Tena kho pana samayena so bhikkhu divāvihāragato pāpake akusale vitakke vitakketi gehanissite.

Pada saat itu, bhikkhu tersebut, setelah pergi untuk bermeditasi di siang hari, sedang memikirkan pikiran-pikiran buruk dan tidak bermanfaat yang berkaitan dengan kehidupan rumah tangga.

Now at that time that mendicant, during their day’s meditation, was thinking bad, unskillful thoughts to do with the domestic life.

sn9.1:1.4

Atha kho yā tasmiṁ vanasaṇḍe adhivatthā devatā tassa bhikkhuno anukampikā atthakāmā taṁ bhikkhuṁ saṁvejetukāmā yena so bhikkhu tenupasaṅkami; upasaṅkamitvā taṁ bhikkhuṁ gāthāhi ajjhabhāsi:

Kemudian, dewata yang berdiam di hutan itu, karena berbelas kasihan kepada bhikkhu tersebut dan menginginkan kebaikannya, berniat untuk membangkitkan rasa keterdesakan dalam dirinya. Maka ia mendatangi bhikkhu itu dan berkata kepadanya dalam syair:

The deity haunting that forest had sympathy for that mendicant, and wanted what’s best for them. So they approached that mendicant wanting to stir them up, and addressed them in verse:

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.