sn7.9:1.1 Pada suatu ketika Sang Bhagavā sedang menetap di negeri Kosala, di tepi sungai Sundarikā.
sn7.9:1.2 Pada saat itu, brahmana Sundarikabhāradvāja sedang mempersembahkan api dan melayani korban api di tepi sungai Sundarikā.
sn7.9:1.3 Kemudian brahmana Sundarikabhāradvāja, setelah mempersembahkan api dan melayani korban api, bangkit dari duduknya dan memandang ke segala penjuru, berpikir:
sn7.9:1.4 "Siapakah yang akan memakan sisa persembahan ini?"
sn7.9:1.5 Brahmana Sundarikabhāradvāja melihat Sang Bhagavā sedang duduk bermeditasi di bawah sebatang pohon dengan jubah menutupi kepalanya.
sn7.9:1.6 Setelah melihatnya, ia mengambil sisa persembahan dengan tangan kiri dan kendi air dengan tangan kanan, lalu mendekati Sang Bhagavā.
sn7.9:1.7 Kemudian Sang Bhagavā membuka penutup kepalanya ketika mendengar suara langkah kaki brahmana Sundarikabhāradvāja.
sn7.9:1.8 Brahmana Sundarikabhāradvāja berpikir, "Yang Mulia ini gundul, ia gundul!" Dan ia ingin berbalik pulang.
sn7.9:1.9 Tetapi kemudian brahmana Sundarikabhāradvāja berpikir:
sn7.9:1.10 "Memang, beberapa brahmana di sini juga gundul.
sn7.9:1.11 Bagaimana jika aku mendekatinya dan menanyakan tentang kelahirannya?"