‹
SN 6.15

Parinibbānasutta

Sutta Parinibbāna

Saṁyutta Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA SN 6.15

Kenali dunia dalam sutta ini

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
sn6.15:1.1

Ekaṁ samayaṁ bhagavā kusinārāyaṁ viharati upavattane mallānaṁ sālavane antarena yamakasālānaṁ parinibbānasamaye.

Pada suatu ketika, Sang Bhagavā sedang menetap di antara sepasang pohon sal di hutan sal milik para Malla di Upavattana, dekat Kusinārā, pada saat parinibbāna-Nya.

At one time the Buddha was staying between a pair of sal trees in the sal forest of the Mallas at Upavattana near Kusinārā at the time of his full extinguishment.

sn6.15:1.2

Atha kho bhagavā bhikkhū āmantesi:

Kemudian Sang Bhagavā berkata kepada para bhikkhu:

Then the Buddha said to the mendicants:

sn6.15:1.3

“handa dāni, bhikkhave, āmantayāmi vo:

“Marilah, para bhikkhu, Aku berkata kepada kalian semua:

“Come now, mendicants, I say to you all:

sn6.15:1.4

‘vayadhammā saṅkhārā, appamādena sampādethā’”ti.

‘Segala kondisi terkondisi bersifat hancur. Berusahalah dengan tekun.’”

‘Conditions fall apart. Persist with diligence.’”

sn6.15:1.5

Ayaṁ tathāgatassa pacchimā vācā.

Itulah kata-kata terakhir Sang Tathāgata.

These were the Realized One’s last words.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.