"Para bhikkhu, misalkan ada sebuah kolam teratai yang panjangnya lima puluh yojana, lebarnya lima puluh yojana, dan dalamnya lima puluh yojana, penuh dengan air hingga rata dengan tepinya sehingga seekor gagak pun dapat minum darinya.
“Mendicants, suppose there was a lotus pond that was fifty leagues long, fifty leagues wide, and fifty leagues deep, full to the brim so a crow could drink from it.
Saṅkhampi na upeti, upanidhampi na upeti, kalabhāgampi na upeti pokkharaṇiyā udakaṁ upanidhāya kusaggena udakaṁ ubbhatan”ti.
Air yang diambil dengan ujung rumput kusa itu tidak dapat dihitung, tidak dapat dibandingkan, tidak mencapai sepersekian pun dari air di kolam teratai itu."
Compared to the water in the lotus pond, it doesn’t count, there’s no comparison, it’s not worth a fraction.”
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
SN 56.52 · Khotbah tentang Kolam Teratai | Tiga Keranjang