sn56.42:3.1 Para petapa dan brahmana mana pun, para bhikkhu, yang memahami sebagaimana adanya ‘ini adalah penderitaan’ … (dan seterusnya) …
sn56.42:3.2 … yang memahami sebagaimana adanya ‘ini adalah jalan menuju lenyapnya penderitaan’, mereka tidak bergembira dalam bentuk-bentuk karma yang mengarah pada kelahiran kembali, tidak bergembira dalam bentuk-bentuk karma yang mengarah pada penuaan, tidak bergembira dalam bentuk-bentuk karma yang mengarah pada kematian, tidak bergembira dalam bentuk-bentuk karma yang mengarah pada kesedihan, ratapan, penderitaan, duka, dan keputusasaan.
sn56.42:3.3 Karena tidak bergembira dalam bentuk-bentuk karma yang mengarah pada kelahiran kembali, tidak bergembira dalam bentuk-bentuk karma yang mengarah pada penuaan, tidak bergembira dalam bentuk-bentuk karma yang mengarah pada kematian, tidak bergembira dalam bentuk-bentuk karma yang mengarah pada kesedihan, ratapan, penderitaan, duka, dan keputusasaan, mereka tidak lagi menghasilkan bentuk-bentuk karma yang mengarah pada kelahiran kembali, tidak menghasilkan bentuk-bentuk karma yang mengarah pada penuaan, tidak menghasilkan bentuk-bentuk karma yang mengarah pada kematian, tidak menghasilkan bentuk-bentuk karma yang mengarah pada kesedihan, ratapan, penderitaan, duka, dan keputusasaan.
sn56.42:3.4 Setelah tidak menghasilkan bentuk-bentuk karma yang mengarah pada kelahiran kembali, tidak menghasilkan bentuk-bentuk karma yang mengarah pada penuaan, tidak menghasilkan bentuk-bentuk karma yang mengarah pada kematian, tidak menghasilkan bentuk-bentuk karma yang mengarah pada kesedihan, ratapan, penderitaan, duka, dan keputusasaan, mereka tidak jatuh ke dalam jurang kelahiran kembali, tidak jatuh ke dalam jurang penuaan, tidak jatuh ke dalam jurang kematian, tidak jatuh ke dalam jurang kesedihan, ratapan, penderitaan, duka, dan keputusasaan.
sn56.42:3.5 Mereka terbebas dari kelahiran kembali, penuaan, dan kematian, dari kesedihan, ratapan, penderitaan, duka, dan keputusasaan.
sn56.42:3.6 ‘Mereka terbebas dari penderitaan,’ demikian Aku katakan.