sn56.16:3.1 “Bagus, bagus, bhikkhu!
sn56.16:3.2 Baiklah, bhikkhu, engkau mengingat empat kebenaran mulia sebagaimana telah Kuajarkan.
sn56.16:3.3 Dukkha, bhikkhu, adalah kebenaran mulia pertama yang Kuajarkan, demikianlah engkau harus mengingatnya.
sn56.16:3.4 Sebab jika ada petapa atau brahmana mana pun yang berkata demikian:
sn56.16:3.5 'Ini bukan kebenaran mulia pertama tentang dukkha yang diajarkan oleh petapa Gotama.
sn56.16:3.6 Aku akan menolak kebenaran mulia pertama tentang dukkha ini dan mengajarkan kebenaran mulia pertama tentang dukkha yang lain'—
sn56.16:3.7 hal itu tidak mungkin terjadi.
sn56.16:3.8 Asal-mula dukkha, bhikkhu …
sn56.16:3.9 Lenyapnya dukkha, bhikkhu …
sn56.16:3.10 Jalan menuju lenyapnya dukkha, bhikkhu, adalah kebenaran mulia keempat yang Kuajarkan, demikianlah engkau harus mengingatnya.
sn56.16:3.11 Sebab jika ada petapa atau brahmana mana pun yang berkata demikian:
sn56.16:3.12 'Ini bukan kebenaran mulia keempat tentang jalan menuju lenyapnya dukkha yang diajarkan oleh petapa Gotama.
sn56.16:3.13 Aku akan menolak kebenaran mulia keempat tentang jalan menuju lenyapnya dukkha ini dan mengajarkan kebenaran mulia keempat tentang jalan menuju lenyapnya dukkha yang lain'—
sn56.16:3.14 hal itu tidak mungkin terjadi.
sn56.16:3.15 Demikianlah, bhikkhu, engkau harus mengingat empat kebenaran mulia sebagaimana telah Kuajarkan.