sn55.25:10.1 Misalkan, Mahānāma, ada ladang yang tandus, tanah yang gersang, dengan tunggul-tunggul yang belum dibersihkan. Dan benih-benihnya rusak, busuk, rusak karena angin dan panas, tidak subur, dan tidak terawat baik. Dan langit tidak mencurahkan hujan yang cukup.
sn55.25:10.2 Apakah benih-benih itu akan tumbuh, berkembang, dan matang?”
sn55.25:10.3 “Tidak, Bhante.”
sn55.25:10.4 “Demikian pula, Mahānāma, ketika suatu ajaran tidak baik dijelaskan dan tidak baik dibabarkan, tidak membebaskan, tidak menuntun pada kedamaian, dan dinyatakan oleh seseorang yang bukan Buddha yang tercerahkan sempurna—
sn55.25:10.5 ini Ku-sebut ladang yang tandus.
sn55.25:10.6 Dan seorang siswa yang berdiam dalam ajaran demikian, berlatih sesuai dengan ajaran itu, berlatih dengan benar, hidup selaras dengan ajaran itu—
sn55.25:10.7 ini Ku-sebut benih yang buruk.