Setelah percakapan ramah tamah yang menyenangkan, ia duduk di satu sisi. Setelah duduk di satu sisi, Yang Mulia Sāriputta berkata kepada Yang Mulia Ānanda:
When the greetings and polite conversation were over, he sat down to one side and said to him:
“Sahabat Ānanda, dengan meninggalkan berapa hal dan memiliki berapa hal, maka orang ini dinyatakan oleh Bhagavā sebagai pemasuk-arus, tidak akan lagi terlahir di alam sengsara, pasti menuju pencerahan?”
“Reverend, how many things do people have to give up and how many do they have to possess in order for the Buddha to declare that they’re a stream-enterer, not liable to be reborn in the underworld, assured, destined for awakening?”
“Sahabat, dengan meninggalkan empat hal dan memiliki empat hal, maka orang ini dinyatakan oleh Bhagavā sebagai pemasuk-arus, tidak akan lagi terlahir di alam sengsara, pasti menuju pencerahan.
“Reverend, people have to give up four things and possess four things in order for the Buddha to declare that they’re a stream-enterer, not liable to be reborn in the underworld, assured, destined for awakening.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
SN 55.13 · Khotbah dengan Yang Mulia Ānanda | Tiga Keranjang