Ia berlatih demikian: ‘Aku akan menarik napas dengan menggembirakan pikiran.’ Ia berlatih demikian: ‘Aku akan menghembuskan napas dengan menggembirakan pikiran.’
They practice like this: ‘I’ll breathe in gladdening the mind.’ They practice like this: ‘I’ll breathe out gladdening the mind.’
Ia berlatih demikian: ‘Aku akan menarik napas dengan memusatkan pikiran dalam samādhi.’ Ia berlatih demikian: ‘Aku akan menghembuskan napas dengan memusatkan pikiran dalam samādhi.’
They practice like this: ‘I’ll breathe in immersing the mind in samādhi.’ They practice like this: ‘I’ll breathe out immersing the mind in samādhi.’
Ia berlatih demikian: ‘Aku akan menarik napas dengan membebaskan pikiran.’ Ia berlatih demikian: ‘Aku akan menghembuskan napas dengan membebaskan pikiran.’
They practice like this: ‘I’ll breathe in freeing the mind.’ They practice like this: ‘I’ll breathe out freeing the mind.’
Ia berlatih demikian: ‘Aku akan menarik napas dengan merenungkan ketidak-kekalan.’ Ia berlatih demikian: ‘Aku akan menghembuskan napas dengan merenungkan ketidak-kekalan.’
They practice like this: ‘I’ll breathe in observing impermanence.’ They practice like this: ‘I’ll breathe out observing impermanence.’
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.