‘Dengan mengamati pelepasan, aku akan menarik napas,’ demikian ia berlatih, ‘dengan mengamati pelepasan, aku akan menghembuskan napas,’ demikian ia berlatih—
letting go.’ They practice like this: ‘I’ll breathe out observing letting go.’
Pada saat itu, Ānanda, seorang bhikkhu berdiam dengan merenungkan fenomena dalam fenomena—tekun, sadar penuh, dan waspada, setelah melenyapkan ketamakan dan ketidak-senangan terhadap dunia.
At such a time a mendicant is meditating by observing an aspect of principles—keen, aware, and mindful, rid of covetousness and displeasure for the world.
Oleh karena itu, Ānanda, pada saat itu seorang bhikkhu berdiam dengan merenungkan fenomena dalam fenomena—tekun, sadar penuh, dan waspada, setelah melenyapkan ketamakan dan ketidak-senangan terhadap dunia.
Therefore, at such a time a mendicant is meditating by observing an aspect of principles—keen, aware, and mindful, rid of covetousness and displeasure for the world.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
SN 54.13 · Khotbah dengan Ānanda (1) | Tiga Keranjang