‹
SN 54.10

Kimilasutta

Khotbah dengan Kimbila

Saṁyutta Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA SN 54.10

Kenali dunia dalam sutta ini

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
sn54.10:8.1

Yasmiṁ samaye, ānanda, bhikkhu ‘aniccānupassī assasissāmī’ti sikkhati …pe…

Ada saat ketika seorang bhikkhu berlatih demikian: ‘Aku akan menarik napas dengan merenungkan ketidak-kekalan.’ Mereka berlatih demikian: ‘Aku akan mengembuskan napas dengan merenungkan ketidak-kekalan.’

There’s a time when a mendicant practices like this: ‘I’ll breathe in observing impermanence.’ They practice like this: ‘I’ll breathe out observing impermanence.’

sn54.10:8.2

virāgānupassī …

Merenungkan peluruhan…

They practice like this: ‘I’ll breathe in observing fading away.’ They practice like this: ‘I’ll breathe out observing fading away.’

sn54.10:8.3

nirodhānupassī …

Merenungkan penghentian…

They practice like this: ‘I’ll breathe in observing cessation.’ They practice like this: ‘I’ll breathe out observing cessation.’

sn54.10:8.4

‘paṭinissaggānupassī assasissāmī’ti sikkhati, ‘paṭinissaggānupassī passasissāmī’ti sikkhati—

Mereka berlatih demikian: ‘Aku akan menarik napas dengan merenungkan pelepasan.’ Mereka berlatih demikian: ‘Aku akan mengembuskan napas dengan merenungkan pelepasan.’

They practice like this: ‘I’ll breathe in observing letting go.’ They practice like this: ‘I’ll breathe out observing letting go.’

sn54.10:8.5

dhammesu dhammānupassī, ānanda, bhikkhu tasmiṁ samaye viharati ātāpī sampajāno satimā, vineyya loke abhijjhādomanassaṁ.

Pada saat itu, Ānanda, seorang bhikkhu berdiam dengan merenungkan aspek prinsip-prinsip dalam prinsip-prinsip—tekun, sadar penuh, dan waspada, setelah melenyapkan ketamakan dan ketidak-senangan terhadap dunia.

At such a time a mendicant is meditating by observing an aspect of principles—keen, aware, and mindful, rid of covetousness and displeasure for the world.

sn54.10:8.6

So yaṁ taṁ hoti abhijjhādomanassānaṁ pahānaṁ taṁ paññāya disvā sādhukaṁ ajjhupekkhitā hoti.

Setelah melihat dengan kebijaksanaan pelepasan ketamakan dan ketidak-senangan itu, ia dengan saksama menenangkan diri dalam keseimbangan batin.

Having seen with wisdom the giving up of covetousness and displeasure, they watch closely over with equanimity.

sn54.10:8.7

Tasmātihānanda, dhammesu dhammānupassī bhikkhu tasmiṁ samaye viharati ātāpī sampajāno satimā, vineyya loke abhijjhādomanassaṁ.

Oleh karena itu, Ānanda, pada saat itu seorang bhikkhu berdiam dengan merenungkan aspek prinsip-prinsip dalam prinsip-prinsip—tekun, sadar penuh, dan waspada, setelah melenyapkan ketamakan dan ketidak-senangan terhadap dunia.

Therefore, at such a time a mendicant is meditating by observing an aspect of principles—keen, aware, and mindful, rid of covetousness and displeasure for the world.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.