Karena telah mengembangkan dan melatih kelima indria ini, saya melepaskan keinginan indrawi terhadap kenikmatan-kenikmatan indra. Setelah tubuh hancur, setelah kematian, saya terlahir kembali di alam yang baik, di alam brahmā.
Because of developing and cultivating these same five faculties I lost desire for sensual pleasures. When my body broke up, after death, I was reborn in a good place, in the realm of divinity.
Saya mengetahui ini, saya melihat ini, bahwa kelima indria ini, ketika dikembangkan dan dilatih, akan berujung pada tanpa-kematian, bertujuan pada tanpa-kematian, dan berpuncak pada tanpa-kematian.”
I know and see how when these five faculties are developed and cultivated they have freedom from death as their objective, destination, and culmination.”
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
SN 48.57 · Khotbah dengan Brahmā Sahampati | Tiga Keranjang