sn47.45:2.1 Apakah empat itu?
sn47.45:2.2 Di sini, para bhikkhu, seorang bhikkhu berdiam dengan merenungkan tubuh sebagai tubuh—tekun, sadar penuh, dan waspada, setelah melenyapkan ketamakan dan ketidakpuasan terhadap dunia.
sn47.45:2.3 Merenungkan perasaan sebagai perasaan …
sn47.45:2.4 pikiran sebagai pikiran …
sn47.45:2.5 merenungkan fenomena sebagai fenomena—tekun, sadar penuh, dan waspada, setelah melenyapkan ketamakan dan ketidakpuasan terhadap dunia.
sn47.45:2.6 ‘Tumpukan keterampilan’, para bhikkhu, jika seseorang berkata demikian, maka dengan benar ia dapat menyebut empat penegakan perhatian ini sebagai ‘tumpukan keterampilan’.
sn47.45:2.7 Sungguh, para bhikkhu, ini adalah keseluruhan tumpukan keterampilan, yaitu empat penegakan perhatian.”
sn47.45:2.8 Kelima.