sn47.23:3.1 Apakah empat itu?
sn47.23:3.2 Di sini, Sahabat, seorang bhikkhu berdiam dengan merenungkan jasmani dalam jasmani—tekun, sadar penuh, dan waspada, setelah melenyapkan ketamakan dan ketidakpuasan terhadap dunia;
sn47.23:3.3 merenungkan perasaan dalam perasaan …
sn47.23:3.4 merenungkan pikiran dalam pikiran …
sn47.23:3.5 Ia berdiam dengan merenungkan prinsip-prinsip dalam prinsip-prinsip—tekun, sadar penuh, dan waspada, dengan melenyapkan ketamakan dan ketidakpuasan terhadap dunia.
sn47.23:3.6 Karena tidak dikembangkan dan tidak dilatih secara berulang-ulang keempat penegakan perhatian ini, maka Dhamma sejati mengalami kemunduran, sahabat.
sn47.23:3.7 Dan karena dikembangkan dan dilatih secara berulang-ulang keempat penegakan perhatian ini, maka Dhamma sejati tidak mengalami kemunduran.”
sn47.23:3.8 Yang ketiga.