sn46.54:14.1 Dan bagaimanakah pembebasan pikiran melalui kegembiraan dikembangkan? Apakah tujuannya, puncaknya, buahnya, dan akhirnya?
sn46.54:14.2 Di sini, para bhikkhu, seorang bhikkhu mengembangkan faktor pencerahan perhatian yang disertai kegembiraan ...
sn46.54:14.3 ... mengembangkan faktor pencerahan keseimbangan yang disertai kegembiraan, yang bersandar pada keterasingan, pada kebosanan, pada lenyapnya, dan matang dalam pelepasan.
sn46.54:14.4 Jika ia menginginkan: ‘Semoga aku berdiam dengan mempersepsikan yang tidak menyenangkan dalam yang menyenangkan,’ maka demikianlah ia berdiam dengan mempersepsikan yang tidak menyenangkan ...
sn46.54:14.5 Jika ia menginginkan: ‘Semoga aku berdiam dengan seimbang, penuh perhatian dan kewaspadaan, menghindari baik yang tidak menyenangkan maupun yang menyenangkan,’ maka demikianlah ia berdiam, dengan seimbang, penuh perhatian dan kewaspadaan.
sn46.54:14.6 Atau, dengan sepenuhnya melampaui dimensi ruang tak terbatas, menyadari ‘kesadaran adalah tak terbatas,’ ia masuk dan berdiam dalam dimensi kesadaran tak terbatas.
sn46.54:14.7 Aku katakan, para bhikkhu, bahwa puncak pembebasan pikiran melalui kegembiraan adalah dimensi kesadaran tak terbatas, bagi seorang bhikkhu yang bijaksana di sini yang belum menembus pembebasan yang lebih tinggi.