sn45.91:1.1 Di Sāvatthī.
sn45.91:1.2 “Para bhikkhu, bagaikan sungai Gangga yang miring, condong, dan cenderung ke timur;
sn45.91:1.3 demikian pula, para bhikkhu, seorang bhikkhu yang mengembangkan dan melatih jalan mulia berunsur delapan akan miring, condong, dan cenderung menuju Nibbāna.
sn45.91:1.4 Dan bagaimanakah, para bhikkhu, seorang bhikkhu yang mengembangkan jalan mulia berunsur delapan menjadi miring, condong, dan cenderung menuju Nibbāna?
sn45.91:1.5 Di sini, para bhikkhu, seorang bhikkhu mengembangkan pandangan benar yang bersandar pada keterasingan, pada kebosanan, pada lenyapnya, dan matang dalam pelepasan … ia mengembangkan konsentrasi benar yang bersandar pada keterasingan, pada kebosanan, pada lenyapnya, dan matang dalam pelepasan.
sn45.91:1.6 Demikianlah, para bhikkhu, seorang bhikkhu yang mengembangkan dan melatih jalan mulia berunsur delapan akan miring, condong, dan cenderung menuju Nibbāna.”
sn45.91:1.7 Pertama.