‹
SN 45.33

Viraddhasutta

Sutta Yang Terlewatkan

Saṁyutta Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA SN 45.33

Kenali dunia dalam sutta ini

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
sn45.33:1.1

Sāvatthinidānaṁ.

Di Sāvatthī.

At Sāvatthī.

sn45.33:1.2

“Yesaṁ kesañci, bhikkhave, ariyo aṭṭhaṅgiko maggo viraddho, viraddho tesaṁ ariyo aṭṭhaṅgiko maggo sammā dukkhakkhayagāmī.

“Para bhikkhu, siapa pun yang telah melewatkan Jalan Mulia Berunsur Delapan, maka ia telah melewatkan jalan mulia menuju akhir penderitaan yang sempurna.

“Mendicants, whoever has missed out on the noble eightfold path has missed out on the noble path to the complete ending of suffering.

sn45.33:1.3

Yesaṁ kesañci, bhikkhave, ariyo aṭṭhaṅgiko maggo āraddho, āraddho tesaṁ ariyo aṭṭhaṅgiko maggo sammā dukkhakkhayagāmī.

Para bhikkhu, siapa pun yang telah menjalankan Jalan Mulia Berunsur Delapan, maka ia telah menjalankan jalan mulia menuju akhir penderitaan yang sempurna.

Whoever has undertaken the noble eightfold path has undertaken the noble path to the complete ending of suffering.

sn45.33:1.4

Katamo ca, bhikkhave, ariyo aṭṭhaṅgiko maggo?

Dan apakah, para bhikkhu, Jalan Mulia Berunsur Delapan itu?

And what is the noble eightfold path?

sn45.33:1.5

Seyyathidaṁ—sammādiṭṭhi …pe… sammāsamādhi.

Yaitu: pandangan benar, kehendak benar, ucapan benar, perbuatan benar, penghidupan benar, usaha benar, perhatian benar, dan konsentrasi benar.

It is right view, right purpose, right speech, right action, right livelihood, right effort, right mindfulness, and right immersion.

sn45.33:1.6

Yesaṁ kesañci, bhikkhave, ayaṁ ariyo aṭṭhaṅgiko maggo viraddho, viraddho tesaṁ ariyo aṭṭhaṅgiko maggo sammā dukkhakkhayagāmī.

Para bhikkhu, siapa pun yang telah melewatkan Jalan Mulia Berunsur Delapan ini, maka ia telah melewatkan jalan mulia menuju akhir penderitaan yang sempurna.

Whoever has missed out on the noble eightfold path has missed out on the noble path to the complete ending of suffering.

sn45.33:1.7

Yesaṁ kesañci, bhikkhave, ayaṁ ariyo aṭṭhaṅgiko maggo āraddho, āraddho tesaṁ ariyo aṭṭhaṅgiko maggo sammā dukkhakkhayagāmī”ti.

Para bhikkhu, siapa pun yang telah menjalankan Jalan Mulia Berunsur Delapan ini, maka ia telah menjalankan jalan mulia menuju akhir penderitaan yang sempurna.”

Whoever has undertaken the noble eightfold path has undertaken the noble path to the complete ending of suffering.”

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.