sn45.27:1.1 Di Sāvatthī.
sn45.27:1.2 “Para bhikkhu, bagaikan sebuah periuk tanpa penyangga mudah dijatuhkan, tetapi dengan penyangga sulit dijatuhkan;
sn45.27:1.3 demikian pula, para bhikkhu, pikiran tanpa penyangga mudah dijatuhkan, tetapi dengan penyangga sulit dijatuhkan.
sn45.27:1.4 Dan apakah, para bhikkhu, penyangga bagi pikiran?
sn45.27:1.5 Yaitu Jalan Mulia Berunsur Delapan ini, yaitu:
sn45.27:1.6 pandangan benar, kehendak benar, ucapan benar, perbuatan benar, penghidupan benar, usaha benar, perhatian benar, dan konsentrasi benar.
sn45.27:1.7 Inilah penyangga bagi pikiran.
sn45.27:1.8 Para bhikkhu, bagaikan sebuah periuk tanpa penyangga mudah dijatuhkan, tetapi dengan penyangga sulit dijatuhkan;
sn45.27:1.9 demikian pula, para bhikkhu, pikiran tanpa penyangga mudah dijatuhkan, tetapi dengan penyangga sulit dijatuhkan.”
sn45.27:1.10 Ketujuh.