sn45.19:1.1 Di Pāṭaliputta.
sn45.19:1.2 “Sahab, mereka menyebut hal ini sebagai ‘jalan spiritual’.”
sn45.19:1.3 “Apakah jalan spiritual itu? Dan apakah puncak dari jalan spiritual?”
sn45.19:1.4 “Baik, baik, Sahabat Bhadda!
sn45.19:1.5 Pendekatanmu dan kejelasanmu sangat baik, dan itu pertanyaan yang bagus.
sn45.19:1.6 Karena engkau bertanya:
sn45.19:1.7 ‘Mereka menyebut hal ini sebagai “jalan spiritual”.
sn45.19:1.8 Apakah jalan spiritual itu? Dan apakah puncak dari jalan spiritual?’”
sn45.19:1.9 “Ya, sahab.”
sn45.19:1.10 “Jalan spiritual adalah jalan mulia berunsur delapan ini, yaitu:
sn45.19:1.11 pandangan benar, tujuan benar, ucapan benar, perbuatan benar, penghidupan benar, usaha benar, perhatian benar, dan konsentrasi benar.
sn45.19:1.12 Hancurnya nafsu, kebencian, dan delusi:
sn45.19:1.13 inilah puncak dari jalan spiritual.”
sn45.19:1.14 Kesembilan.