“Pañcime, bhikkhave, upādānakkhandhā.
“Para bhikkhu, ada lima kelompok kemelekatan ini.
“Mendicants, there are these five grasping aggregates.
Kelompok-Kelompok Kemelekatan
“Pañcime, bhikkhave, upādānakkhandhā.
“Para bhikkhu, ada lima kelompok kemelekatan ini.
“Mendicants, there are these five grasping aggregates.
Katame pañca?
Apakah lima itu?
What five?
Seyyathidaṁ—rūpupādānakkhandho, vedanupādānakkhandho, saññupādānakkhandho, saṅkhārupādānakkhandho, viññāṇupādānakkhandho.
Yaitu, kelompok kemelekatan pada bentuk, kelompok kemelekatan pada perasaan, kelompok kemelekatan pada persepsi, kelompok kemelekatan pada bentukan-bentukan kehendak, dan kelompok kemelekatan pada kesadaran.
The grasping aggregates of form, feeling, perception, choices, and consciousness.
Ime kho, bhikkhave, pañcupādānakkhandhā.
Para bhikkhu, inilah lima kelompok kemelekatan itu.
These are the five grasping aggregates.
Imesaṁ kho, bhikkhave, pañcannaṁ upādānakkhandhānaṁ abhiññāya pariññāya parikkhayāya pahānāya …pe… ayaṁ ariyo aṭṭhaṅgiko maggo bhāvetabbo”ti.
Para bhikkhu, demi pengetahuan langsung, demi pemahaman penuh, demi kehancuran total, dan demi pelepasan kelima kelompok kemelekatan ini, jalan mulia berunsur delapan ini harus dikembangkan.”
The noble eightfold path should be developed for the direct knowledge, complete understanding, finishing, and giving up of these five grasping aggregates.”
Aṭṭhamaṁ.
Kedelapan.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.