sn45.146-148:3.1 “Para bhikkhu, seperti halnya di antara semua kain tenun, kain dari Kāsi dikatakan sebagai yang terbaik. …”
sn45.146-148:3.2 Demikian pula, para bhikkhu, semua kondisi bermanfaat apa pun, semuanya berakar pada ketekunan dan berkumpul pada ketekunan;
sn45.146-148:3.3 ketekunan dikatakan sebagai yang terbaik di antara kondisi-kondisi tersebut.
sn45.146-148:3.4 Para bhikkhu, dapat diharapkan bahwa seorang bhikkhu yang tekun akan mengembangkan jalan mulia berunsur delapan dan melatihnya secara berulang-ulang.
sn45.146-148:3.5 Dan bagaimanakah, para bhikkhu, seorang bhikkhu yang tekun mengembangkan jalan mulia berunsur delapan dan melatihnya secara berulang-ulang?
sn45.146-148:3.6 Di sini, para bhikkhu, seorang bhikkhu mengembangkan pandangan benar yang berdasarkan pada keterasingan, kebosanan, lenyapnya, dan matang dalam pelepasan … pe … ia mengembangkan konsentrasi benar yang berdasarkan pada keterasingan, kebosanan, lenyapnya, dan matang dalam pelepasan … pe …
sn45.146-148:3.7 Demikianlah, para bhikkhu, seorang bhikkhu yang tekun mengembangkan jalan mulia berunsur delapan dan melatihnya secara berulang-ulang.”
sn45.146-148:3.8 Kesepuluh.
sn45.146-148:3.9 (Ceritakan secara lengkap seperti pada bagian tentang Sang Tathāgata.)
sn45.146-148:3.10 Kelompok tentang Ketekunan, yang kelima.