sn45.12:2.1 Kemudian setelah tiga bulan berlalu, Sang Bhagavā keluar dari meditasi menyendiri dan berkata kepada para bhikkhu:
sn45.12:2.2 “Para bhikkhu, Aku telah berdiam dalam sebagian dari meditasi yang Ku-diami ketika pertama kali mencapai pencerahan sempurna.
sn45.12:2.3 Aku memahami demikian:
sn45.12:2.4 ‘Ada perasaan yang dikondisikan oleh pandangan salah;
sn45.12:2.5 ada perasaan yang dikondisikan oleh lenyapnya pandangan salah;
sn45.12:2.6 ada perasaan yang dikondisikan oleh pandangan benar;
sn45.12:2.7 dan ada perasaan yang dikondisikan oleh lenyapnya pandangan benar …
sn45.12:2.8 Ada perasaan yang dikondisikan oleh konsentrasi salah;
sn45.12:2.9 ada perasaan yang dikondisikan oleh lenyapnya konsentrasi salah; ada perasaan yang dikondisikan oleh konsentrasi benar;
sn45.12:2.10 dan ada perasaan yang dikondisikan oleh lenyapnya konsentrasi benar.
sn45.12:2.11 Ada perasaan yang dikondisikan oleh keinginan;
sn45.12:2.12 ada perasaan yang dikondisikan oleh lenyapnya keinginan.
sn45.12:2.13 Ada perasaan yang dikondisikan oleh pikiran;
sn45.12:2.14 dan oleh sebab ketenangan pikiran.
sn45.12:2.15 Ada perasaan yang dikondisikan oleh persepsi,
sn45.12:2.16 dan oleh sebab ketenangan persepsi.
sn45.12:2.17 Selama keinginan, pikiran, dan persepsi belum tenang, ada perasaan yang dikondisikan oleh itu.
sn45.12:2.18 Ketika keinginan, pikiran, dan persepsi telah tenang, ada perasaan yang dikondisikan oleh itu.
sn45.12:2.19 Ada usaha untuk mencapai yang belum tercapai. Ketika keadaan itu telah tercapai, ada juga perasaan yang dikondisikan oleh itu.”
sn45.12:2.20 Yang kedua.