‹
SN 44.6

Catutthasāriputtakoṭṭhikasutta

Khotbah dengan Sāriputta dan Koṭṭhita (Keempat)

Saṁyutta Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA SN 44.6

Kenali dunia dalam sutta ini

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
sn44.6:3.1

Na rūpārāmassa kho, āvuso, na rūparatassa na rūpasammuditassa, rūpanirodhaṁ jānato passato yathābhūtaṁ, ‘hoti tathāgato paraṁ maraṇā’tipissa na hoti …pe…

Karena, sahabat, bagi seseorang yang tidak bergembira pada bentuk, tidak menyukai bentuk, tidak menikmati bentuk, yang mengetahui dan melihat lenyapnya bentuk sebagaimana adanya, maka tidak timbul pemikiran ‘Tathāgata ada setelah kematian’ …

If you don’t like, love, and enjoy form …

sn44.6:3.2

‘neva hoti na na hoti tathāgato paraṁ maraṇā’tipissa na hoti.

… juga tidak timbul pemikiran ‘Tathāgata tidak ada maupun tidak tidak ada setelah kematian’.

sn44.6:3.3

Na vedanārāmassa kho, āvuso …pe…

Karena, sahabat, bagi seseorang yang tidak bergembira pada perasaan …

feeling …

sn44.6:3.4

na saññārāmassa kho, āvuso …pe…

… tidak bergembira pada persepsi …

perception …

sn44.6:3.5

na saṅkhārārāmassa kho, āvuso …pe…

… tidak bergembira pada bentukan-bentukan pikiran …

choices …

sn44.6:3.6

na viññāṇārāmassa kho, āvuso, na viññāṇaratassa na viññāṇasammuditassa, viññāṇanirodhaṁ jānato passato yathābhūtaṁ, ‘hoti tathāgato paraṁ maraṇā’tipissa na hoti …pe…

Karena, sahabat, bagi seseorang yang tidak bergembira pada kesadaran, tidak menyukai kesadaran, tidak menikmati kesadaran, yang mengetahui dan melihat lenyapnya kesadaran sebagaimana adanya, maka tidak timbul pemikiran ‘Tathāgata ada setelah kematian’ …

consciousness, and you truly see the cessation of consciousness, you don’t think ‘a realized one still exists after death’ …

sn44.6:3.7

‘neva hoti na na hoti tathāgato paraṁ maraṇā’tipissa na hoti.

… juga tidak timbul pemikiran ‘Tathāgata tidak ada maupun tidak tidak ada setelah kematian’.

‘a realized one neither still exists nor no longer exists after death.’

sn44.6:3.8

Ayaṁ kho, āvuso, hetu, ayaṁ paccayo, yenetaṁ abyākataṁ bhagavatā”ti.

Inilah, sahabat, sebab, inilah alasan mengapa hal ini tidak dijelaskan oleh Bhagavā.”

This is the cause, this is the reason why this has not been declared by the Buddha.”

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.