sn44.2:16.1 Bagaimana menurutmu, Anurādha,
sn44.2:16.2 apakah engkau menganggap bahwa sebutan ‘yang telah sempurna’ berlaku pada bentuk?”
sn44.2:16.3 “Tidak, Bhante.”
sn44.2:16.4 “Apakah engkau menganggap bahwa sebutan ‘yang telah sempurna’ berlaku pada perasaan?” …
sn44.2:16.5 “Tidak, Bhante.”
sn44.2:16.6 “Apakah engkau menganggap bahwa sebutan ‘yang telah sempurna’ berlaku pada persepsi?” …
sn44.2:16.7 “Tidak, Bhante.”
sn44.2:16.8 “Apakah engkau menganggap bahwa sebutan ‘yang telah sempurna’ berlaku pada bentukan-bentukan?” …
sn44.2:16.9 “Tidak, Bhante.”
sn44.2:16.10 “Apakah engkau menganggap bahwa sebutan ‘yang telah sempurna’ berlaku pada kesadaran?”
sn44.2:16.11 “Tidak, Bhante.”
sn44.2:16.12 “Bagaimana menurutmu, Anurādha,
sn44.2:16.13 apakah engkau menganggap bahwa sebutan ‘yang telah sempurna’ berlaku dalam bentuk?”
sn44.2:16.14 “Tidak, Bhante.”
sn44.2:16.15 “Apakah engkau menganggap bahwa sebutan ‘yang telah sempurna’ berlaku di luar bentuk?”
sn44.2:16.16 “Tidak, Bhante.”
sn44.2:16.17 “Apakah engkau menganggap bahwa sebutan ‘yang telah sempurna’ berlaku dalam perasaan?” …
sn44.2:16.18 “… di luar perasaan?” …
sn44.2:16.19 “… dalam persepsi?” …
sn44.2:16.20 “… di luar persepsi?” …
sn44.2:16.21 “... terhadap pilihan-pilihan?” …
sn44.2:16.22 “… terlepas dari pilihan-pilihan?” …
sn44.2:16.23 “… terhadap kesadaran?” …
sn44.2:16.24 “Tidak, Yang Mulia.”
sn44.2:16.25 “… terlepas dari kesadaran?”
sn44.2:16.26 “Tidak, Yang Mulia.”