sn44.1:11.1 "Baiklah, Maharaja, Aku akan mengajukan pertanyaan balik kepadamu mengenai hal ini. Jawablah sebagaimana yang engkau kehendaki.
sn44.1:11.2 Bagaimana menurutmu, Maharaja, adakah di antara para penghitung, juru hitung, atau ahli matematika yang mampu menghitung pasir di Sungai Gangga—
sn44.1:11.3 ‘ada sekian butir pasir’ atau … ‘ada sekian ratus ribu butir pasir’?”
sn44.1:11.4 “Tidak, Bhante.”
sn44.1:11.5 “Tetapi adakah di antara para penghitung, juru hitung, atau ahli matematika yang mampu menghitung air di samudra besar—
sn44.1:11.6 ‘ada sekian takar air’ atau … ‘ada sekian ratus ribu takar air’?”
sn44.1:11.7 “Tidak demikian, Yang Mulia.”
sn44.1:11.8 “Apakah alasannya?”
sn44.1:11.9 “Sungguh, Yang Mulia, samudra itu dalam, tak terukur, sulit untuk diseberangi.
sn44.1:11.10 Demikian pula, Baginda, bentuk apa pun yang dengannya seseorang dapat menggambarkan Sang Tathāgata, bentuk itu telah ditinggalkan oleh Sang Tathāgata, dipotong hingga ke akarnya, dijadikan seperti tunggul pohon palem, dihilangkan sehingga tidak akan muncul lagi di masa depan.
sn44.1:11.11 Sang Tathāgata, Baginda, telah terbebas dari pembentukan bentuk, ia dalam, tak terukur, sulit untuk diseberangi—
sn44.1:11.12 Bagaikan samudra yang agung.
sn44.1:11.13 ‘Sang Tathāgata ada setelah kematian’—ini pun tidak berlaku … pe …
sn44.1:11.14 ‘Sang Tathāgata tidak ada maupun tidak tidak ada setelah kematian’—ini pun tidak berlaku.
sn44.1:11.15 Dengan perasaan apa pun … pe …
sn44.1:11.16 dengan persepsi apa pun … pe … dengan bentukan-bentukan kehendak apa pun … pe ….