sn42.3:3.1 Ketika hal ini dikatakan, Kepala Desa Yodhājīva menangis dan mengalirkan air mata.
sn42.3:3.2 “Inilah yang tidak dapat Kuperoleh darimu, kepala desa, ketika Aku berkata:
sn42.3:3.3 ‘Cukup, kepala desa, biarkanlah itu. Jangan tanyakan hal itu kepada-Ku.’”
sn42.3:3.4 “Aku tidak menangis, Bhante, karena apa yang dikatakan oleh Bhagavā kepadaku.
sn42.3:3.5 Akan tetapi, Bhante, sejak lama aku telah ditipu, dibohongi, dan disesatkan oleh para prajurit masa lampau yang menjadi guru-guru dari para guru, yang berkata:
sn42.3:3.6 ‘Seandainya seorang prajurit, ketika berjuang dan berusaha dalam peperangan, dibunuh dan dihabisi oleh musuh-musuhnya. Setelah hancurnya tubuh, setelah kematian, ia terlahir kembali di tengah kumpulan para dewa yang gugur.’”
sn42.3:3.7 “Luar biasa, Bhante! Luar biasa! …
sn42.3:3.8 Mulai hari ini, semoga Bhagavā mengingatku sebagai umat awam yang telah pergi berlindung seumur hidup.”
sn42.3:3.9 Yang ketiga.