Te khīṇāsavassa bhikkhuno pahīnā ucchinnamūlā tālāvatthukatā anabhāvaṅkatā āyatiṁ anuppādadhammā.
Bagi seorang bhikkhu yang telah mengakhiri noda-noda, hal-hal ini telah ditinggalkan, dipotong sampai ke akarnya, dijadikan seperti tunggul pohon palem, dimusnahkan, sehingga tidak akan muncul lagi di masa depan.
A mendicant who has ended the defilements has given these up, cut them off at the root, made them like a palm stump, and obliterated them, so they are unable to arise in the future.
Te khīṇāsavassa bhikkhuno pahīnā ucchinnamūlā tālāvatthukatā anabhāvaṅkatā āyatiṁ anuppādadhammā.
Bagi seorang bhikkhu yang telah mengakhiri noda-noda, hal-hal ini telah ditinggalkan, dipotong sampai ke akarnya, dijadikan seperti tunggul pohon palem, dimusnahkan, sehingga tidak akan muncul lagi di masa depan.
A mendicant who has ended the defilements has given these up, cut them off at the root, made them like a palm stump, and obliterated them, so they are unable to arise in the future.
Te khīṇāsavassa bhikkhuno pahīnā ucchinnamūlā tālāvatthukatā anabhāvaṅkatā āyatiṁ anuppādadhammā.
Bagi seorang bhikkhu yang telah mengakhiri noda-noda, hal-hal ini telah ditinggalkan, dipotong sampai ke akarnya, dijadikan seperti tunggul pohon palem, dimusnahkan, sehingga tidak akan muncul lagi di masa depan.
A mendicant who has ended the defilements has given these up, cut them off at the root, made them like a palm stump, and obliterated them, so they are unable to arise in the future.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.