sn41.7:6.1 Dan apakah, Bhante, cara yang dengannya hal-hal ini bermakna sama, dan hanya berbeda dalam ungkapan?
sn41.7:6.2 Nafsu, Bhante, adalah pembuat batas; kebencian adalah pembuat batas; delusi adalah pembuat batas.
sn41.7:6.3 Bagi seorang bhikkhu yang telah mengakhiri noda-noda, hal-hal ini telah ditinggalkan, dipotong sampai ke akarnya, dijadikan seperti tunggul pohon palem, dimusnahkan, sehingga tidak akan muncul lagi di masa depan.
sn41.7:6.4 Sejauh apa pun, Bhante, kebebasan batin yang tanpa batas, kebebasan batin yang tidak tergoyahkan dinyatakan sebagai yang terunggul di antaranya.
sn41.7:6.5 Dan kebebasan batin yang tidak tergoyahkan itu kosong dari nafsu, kosong dari kebencian, kosong dari delusi.
sn41.7:6.6 Nafsu, Bhante, adalah sesuatu; kebencian adalah sesuatu; dan delusi adalah sesuatu.
sn41.7:6.7 Bagi seorang bhikkhu yang telah mengakhiri noda-noda, hal-hal ini telah ditinggalkan, dipotong sampai ke akarnya, dijadikan seperti tunggul pohon palem, dimusnahkan, sehingga tidak akan muncul lagi di masa depan.
sn41.7:6.8 Sejauh apa pun, Bhante, kebebasan batin melalui kekosongan, kebebasan batin yang tidak tergoyahkan dinyatakan sebagai yang terunggul di antaranya.
sn41.7:6.9 Dan kebebasan batin yang tidak tergoyahkan itu kosong dari nafsu, kosong dari kebencian, kosong dari delusi.
sn41.7:6.10 Nafsu, Bhante, adalah pembuat tanda; kebencian adalah pembuat tanda; delusi adalah pembuat tanda.
sn41.7:6.11 Bagi seorang bhikkhu yang telah mengakhiri noda-noda, hal-hal ini telah ditinggalkan, dipotong sampai ke akarnya, dijadikan seperti tunggul pohon palem, dimusnahkan, sehingga tidak akan muncul lagi di masa depan.
sn41.7:6.12 Sejauh apa pun, Bhante, kebebasan batin yang tanpa tanda, kebebasan batin yang tidak tergoyahkan dinyatakan sebagai yang terunggul di antaranya.
sn41.7:6.13 Dan kebebasan batin yang tidak tergoyahkan itu kosong dari nafsu, kosong dari kebencian, kosong dari delusi.
sn41.7:6.14 Inilah, Bhante, cara yang dengannya hal-hal ini bermakna sama, dan hanya berbeda dalam ungkapan."
sn41.7:6.15 "Suatu perolehan bagimu, perumah tangga, perolehan yang baik bagimu, perumah tangga.
sn41.7:6.16 untuk menembus ajaran Buddha yang dalam dengan mata kebijaksanaan.”
sn41.7:6.17 Ketujuh.