sn41.2:3.1 Pada saat itu, Yang Mulia Isidatta adalah bhikkhu yang paling muda dalam Saṅgha tersebut.
sn41.2:3.2 Kemudian Yang Mulia Isidatta berkata kepada Yang Mulia sesepuh itu:
sn41.2:3.3 “Yang Mulia sesepuh, bolehkah saya menjawab pertanyaan perumah tangga Citta ini?”
sn41.2:3.4 “Jawablah, Sahabat Isidatta, pertanyaan perumah tangga Citta ini.”
sn41.2:3.5 “Perumah tangga, apakah ini pertanyaanmu:
sn41.2:3.6 ‘Keanekaragaman unsur, keanekaragaman unsur, Yang Mulia sesepuh, dikatakan.
sn41.2:3.7 Sejauh apakah, Yang Mulia, keanekaragaman unsur yang dikatakan oleh Bhagavā?’”
sn41.2:3.8 “Benar, Yang Mulia.”
sn41.2:3.9 “Ini, perumah tangga, adalah keanekaragaman unsur yang dikatakan oleh Bhagavā—
sn41.2:3.10 unsur mata, unsur bentuk, unsur kesadaran mata …
sn41.2:3.11 unsur pikiran, unsur objek pikiran, unsur kesadaran pikiran.
sn41.2:3.12 Sejauh inilah, perumah tangga, keanekaragaman unsur yang dikatakan oleh Bhagavā.”