sn40.8:1.1 ‘Landasan bukan-persepsi-juga-bukan-non-persepsi, landasan bukan-persepsi-juga-bukan-non-persepsi,’ demikianlah dikatakan.
sn40.8:1.2 Apakah yang dimaksud dengan landasan bukan-persepsi-juga-bukan-non-persepsi itu?
sn40.8:1.3 Kemudian, teman-teman, terpikir olehku:
sn40.8:1.4 ‘Di sini, seorang bhikkhu, dengan sepenuhnya melampaui landasan kekosongan, masuk dan berdiam dalam landasan bukan-persepsi-juga-bukan-non-persepsi.
sn40.8:1.5 Ini disebut landasan bukan-persepsi-juga-bukan-non-persepsi.’
sn40.8:1.6 Maka, teman-teman, dengan sepenuhnya melampaui landasan kekosongan, aku masuk dan berdiam dalam landasan bukan-persepsi-juga-bukan-non-persepsi.
sn40.8:1.7 Namun, teman-teman, sewaktu aku berdiam dalam cara demikian, persepsi dan perhatian yang disertai landasan kekosongan muncul dan menguasai pikiranku.