sn39.1-15:2.1 “Sahabat Sāriputta, dikatakan ‘padamnya, padamnya’.
BAGIAN 2
sn39.1-15:2.2 Apakah, sahabat, yang disebut padamnya itu?”
sn39.1-15:2.3 “Sahabat, hancurnya nafsu, hancurnya kebencian, hancurnya delusi—
sn39.1-15:2.4 inilah yang disebut padamnya.”
sn39.1-15:2.5 “Tetapi, sahabat, adakah jalan, adakah cara untuk merealisasikan padamnya ini?”
sn39.1-15:2.6 “Ada, sahabat, jalan, ada cara untuk merealisasikan padamnya ini.”