sn38.8:1.1 “‘Noda, noda,’ Yang Mulia Sāriputta, dikatakan.
sn38.8:1.2 Apakah, Yang Mulia, noda itu?”
sn38.8:1.3 “Ada tiga noda, Yang Mulia.
sn38.8:1.4 Noda keinginan indria, noda keinginan untuk terlahir kembali, dan noda ketidaktahuan—
sn38.8:1.5 inilah, Yang Mulia, tiga noda itu.”
sn38.8:1.6 “Tetapi, Yang Mulia, adakah jalan dan praktik untuk melepaskan noda-noda ini?”
sn38.8:1.7 “Ada, Yang Mulia, jalan dan praktik untuk melepaskan noda-noda ini.” …
sn38.8:1.8 “Tetapi, Yang Mulia, apakah jalan itu, apakah praktik untuk melepaskan noda-noda ini?”
sn38.8:1.9 “Inilah, Yang Mulia, Jalan Mulia Berunsur Delapan untuk melepaskan noda-noda ini, yaitu—
sn38.8:1.10 pandangan benar … dan seterusnya … konsentrasi benar.
sn38.8:1.11 Inilah, Yang Mulia, jalan dan praktik untuk melepaskan noda-noda ini.”
sn38.8:1.12 “Baik, Yang Mulia, jalan itu, baik praktik itu, untuk melepaskan noda-noda ini.
sn38.8:1.13 Dan ini sudah cukup, Yang Mulia Sāriputta, untuk ketekunan.”
sn38.8:1.14 Kedelapan.