sn38.15:1.1 “‘Realitas substansial, realitas substansial,’ Yang Mulia Sāriputta, dikatakan.
sn38.15:1.2 Apakah, Yang Mulia, realitas substansial itu?”
sn38.15:1.3 “Lima kelompok kemelekatan ini, Yang Mulia, disebut realitas substansial oleh Sang Bhagavā, yaitu:
sn38.15:1.4 kelompok kemelekatan bentuk, kelompok kemelekatan perasaan, kelompok kemelekatan persepsi, kelompok kemelekatan bentukan-bentukan, kelompok kemelekatan kesadaran.
sn38.15:1.5 Lima kelompok kemelekatan ini, Yang Mulia, disebut realitas substansial oleh Sang Bhagavā.”
sn38.15:1.6 “Tetapi, Yang Mulia, adakah jalan, adakah cara untuk memahami sepenuhnya realitas substansial ini?”
sn38.15:1.7 “Ada, Yang Mulia, jalan, ada cara untuk memahami sepenuhnya realitas substansial ini.” …
sn38.15:1.8 “Tetapi, Yang Mulia, apakah jalan itu, apakah cara itu untuk memahami sepenuhnya realitas substansial ini?”
sn38.15:1.9 “Inilah, Yang Mulia, Jalan Mulia Berunsur Delapan untuk memahami sepenuhnya realitas substansial ini, yaitu:
sn38.15:1.10 pandangan benar … konsentrasi benar.
sn38.15:1.11 Inilah, Yang Mulia, jalan, inilah cara untuk memahami sepenuhnya realitas substansial ini.”
sn38.15:1.12 “Baik, Yang Mulia, jalan ini, baik cara ini untuk memahami sepenuhnya realitas substansial ini.
sn38.15:1.13 Dan ini sudah cukup, Yang Mulia Sāriputta, untuk ketekunan.”
sn38.15:1.14 Yang kelima belas.