KENALI DUNIA SN 37.32
Kenali dunia dalam sutta ini Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik. BAGIAN 1
sn37.32:1.1 “Pañcimāni, bhikkhave, ṭhānāni dullabhāni akatapuññena mātugāmena.
“Para bhikkhu, ada lima hal yang sulit diperoleh oleh seorang perempuan yang belum berjasa.
“Mendicants, there are five things that are hard to get for ladies who have not made merit.
‘Semoga aku terlahir di keluarga yang layak!’—
‘May I be born into a suitable family!’
sn37.32:1.4 idaṁ, bhikkhave, paṭhamaṁ ṭhānaṁ dullabhaṁ akatapuññena mātugāmena.
ini, para bhikkhu, adalah hal pertama yang sulit diperoleh oleh seorang perempuan yang belum berjasa.
sn37.32:1.5 Patirūpe kule jāyitvā patirūpaṁ kulaṁ gaccheyyanti—
‘Setelah terlahir di keluarga yang layak, semoga aku menikah ke keluarga yang layak!’—
‘Having been born in a suitable family, may I marry into a suitable family!’
sn37.32:1.6 idaṁ, bhikkhave, dutiyaṁ ṭhānaṁ dullabhaṁ akatapuññena mātugāmena.
ini, para bhikkhu, adalah hal kedua yang sulit diperoleh oleh seorang perempuan yang belum berjasa.
This is the second thing.
sn37.32:1.7 Patirūpe kule jāyitvā, patirūpaṁ kulaṁ gantvā, asapatti agāraṁ ajjhāvaseyyanti—
‘Setelah terlahir di keluarga yang layak dan menikah ke keluarga yang layak, semoga aku hidup di rumah tanpa madu!’—
‘Having been born in a suitable family and married into a suitable family, may I live at home without a co-wife!’
sn37.32:1.8 idaṁ, bhikkhave, tatiyaṁ ṭhānaṁ dullabhaṁ akatapuññena mātugāmena.
ini, para bhikkhu, adalah hal ketiga yang sulit diperoleh oleh seorang perempuan yang belum berjasa.
sn37.32:1.9 Patirūpe kule jāyitvā, patirūpaṁ kulaṁ gantvā, asapatti agāraṁ ajjhāvasantī puttavatī assanti—
‘Setelah terlahir di keluarga yang layak, menikah ke keluarga yang layak, dan hidup di rumah tanpa madu, semoga aku memiliki anak!’—
‘Having been born in a suitable family, and married into a suitable family, and living at home without a co-wife, may I have children!’
sn37.32:1.10 idaṁ, bhikkhave, catutthaṁ ṭhānaṁ dullabhaṁ akatapuññena mātugāmena.
ini, para bhikkhu, adalah hal keempat yang sulit diperoleh oleh seorang perempuan yang belum berjasa.
This is the fourth thing.
sn37.32:1.11 Patirūpe kule jāyitvā, patirūpaṁ kulaṁ gantvā, asapatti agāraṁ ajjhāvasantī puttavatī samānā sāmikaṁ abhibhuyya vatteyyanti—
‘Setelah terlahir di keluarga yang layak, menikah ke keluarga yang layak, hidup di rumah tanpa madu, dan memiliki anak, semoga aku hidup dengan menguasai suamiku!’—
‘Having been born in a suitable family, and married into a suitable family, and living at home without a co-wife, and having had children, may I live having mastered my husband!’
sn37.32:1.12 idaṁ, bhikkhave, pañcamaṁ ṭhānaṁ dullabhaṁ akatapuññena mātugāmena.
ini, para bhikkhu, adalah hal kelima yang sulit diperoleh oleh seorang perempuan yang belum berjasa.
sn37.32:1.13 Imāni kho, bhikkhave, pañca ṭhānāni dullabhāni akatapuññena mātugāmenāti.
Demikianlah, para bhikkhu, kelima hal ini sulit diperoleh oleh seorang perempuan yang belum berjasa.
These are the five things that are hard to get for ladies who have not made merit.
← Bagian sebelumnya Bagian berikutnya → TEKS DI TIGA KERANJANG
Indonesia Tersedia
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
⌂ Beranda ▤ Koleksi ◉ Jelajahi ✦ Tanya 💬 Chat