sn36.7:9.1 Para bhikkhu, bagaikan sebuah lampu minyak yang menyala karena minyak dan sumbu,
sn36.7:9.2 ketika minyak dan sumbu habis, lampu itu padam karena tidak ada bahan bakar.
sn36.7:9.3 Demikian pula, para bhikkhu, seorang bhikkhu yang merasakan perasaan yang berakhir bersama tubuh memahami: ‘Aku merasakan perasaan yang berakhir bersama tubuh.’ Yang merasakan perasaan yang berakhir bersama kehidupan memahami: ‘Aku merasakan perasaan yang berakhir bersama kehidupan.’
sn36.7:9.4 Ia memahami: ‘Setelah tubuh hancur dan kehidupan berakhir, semua yang dirasakan, karena aku tidak lagi bersenang di dalamnya, akan menjadi sejuk di sini juga.’”
sn36.7:9.5 Yang ketujuh.