sn36.6:3.1 Seperti halnya, para bhikkhu, seseorang yang ditusuk oleh anak panah,
sn36.6:3.2 tetapi tidak ditusuk oleh anak panah kedua.
sn36.6:3.3 Demikianlah, para bhikkhu, orang itu merasakan perasaan dari satu anak panah.
sn36.6:3.4 Demikian pula, para bhikkhu, ketika seorang siswa mulia yang terpelajar tersentuh oleh perasaan menyakitkan, ia tidak bersedih, tidak merana, tidak meratap, tidak memukul dada, dan tidak jatuh dalam kebingungan.
sn36.6:3.5 Ia merasakan satu perasaan—
sn36.6:3.6 jasmani, bukan batin.
sn36.6:3.7 Ketika tersentuh oleh perasaan menyakitkan itu, ia tidak melawan.
sn36.6:3.8 Karena ia tidak melawan perasaan menyakitkan itu, kecenderungan mendasar terhadap perlawanan pada perasaan menyakitkan itu pun tidak melekat padanya.
sn36.6:3.9 Ketika tersentuh oleh perasaan menyakitkan, ia tidak bersukacita dalam kenikmatan indria.
sn36.6:3.10 Apakah alasannya?
sn36.6:3.11 Karena, para bhikkhu, seorang siswa mulia yang terpelajar memahami jalan keluar dari perasaan menyakitkan selain dari kenikmatan indria.
sn36.6:3.12 Karena ia tidak bersuka cita pada kenikmatan indria, kecenderungan mendasar pada keserakahan terhadap perasaan menyenangkan tidak melekat padanya.
sn36.6:3.13 Ia memahami sebagaimana adanya kemunculan, lenyapnya, kepuasan, bahaya, dan jalan keluar dari perasaan-perasaan itu.
sn36.6:3.14 Karena ia memahami sebagaimana adanya kemunculan, lenyapnya, kepuasan, bahaya, dan jalan keluar dari perasaan-perasaan itu, kecenderungan mendasar pada ketidaktahuan terhadap perasaan netral tidak melekat padanya.
sn36.6:3.15 Jika ia merasakan perasaan menyenangkan, ia merasakannya dengan tidak terikat.
sn36.6:3.16 Jika ia merasakan perasaan menyakitkan, ia merasakannya dengan tidak terikat.
sn36.6:3.17 Jika ia merasakan perasaan netral, ia merasakannya dengan tidak terikat.
sn36.6:3.18 Ia disebut, para bhikkhu, seorang siswa mulia yang terpelajar yang tidak terikat pada kelahiran, usia tua, dan kematian, pada duka, ratapan, kesakitan, kesedihan, dan keputusasaan; tidak terikat pada penderitaan, demikianlah Aku katakan.
sn36.6:3.19 Inilah, para bhikkhu, perbedaan, inilah pembeda, inilah pemisah antara siswa mulia yang terpelajar dan orang biasa yang tidak terpelajar.