sn36.4:1.1 “Para bhikkhu, ketika seorang kaum duniawi yang tidak terpelajar berkata:
sn36.4:1.2 ‘ada jurang di samudra raya,’
sn36.4:1.3 itu, para bhikkhu, adalah sesuatu yang tidak ada dan tidak nyata yang dikatakan oleh kaum duniawi yang tidak terpelajar:
sn36.4:1.4 ‘ada jurang di samudra raya.’
sn36.4:1.5 ‘Jurang’ itu, para bhikkhu, adalah sebutan bagi perasaan sakit yang bersifat jasmani.
sn36.4:1.6 Ketika kaum duniawi yang tidak terpelajar tersentuh oleh perasaan sakit jasmani, ia bersedih, merana, meratap, menangis memukul dada, dan jatuh dalam kebingungan.
sn36.4:1.7 Ia disebut, para bhikkhu, ‘kaum duniawi yang tidak terpelajar yang tidak berdiri di jurang dan tidak menemukan pijakan.’
sn36.4:1.8 Akan tetapi, para bhikkhu, ketika seorang siswa mulia yang terpelajar tersentuh oleh perasaan sakit jasmani, ia tidak bersedih, tidak merana, tidak meratap, tidak menangis memukul dada, dan tidak jatuh dalam kebingungan.
sn36.4:1.9 Ia disebut, para bhikkhu, ‘siswa mulia yang terpelajar yang telah berdiri di jurang dan menemukan pijakan.’